KMJ Gelar Pelatihan Dakwah

KAIRO, KMJ-MESIR.COM - Pelatihan da’wah anggota Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir bertepatan pada hari minggu 07 april 2013, Dewan Pengurus (DP) Keluarga mahasiswa jambi (KMJ) mengadakan pelatihan da’wah bagi anggotanya.


Acara ini telah diagendakan oleh DP KMJ sejak beberapa pekan yang lalu. Acara ini diikuti kurang lebih oleh 20 peserta, yang sebagian besar adalah anggota dari KMJ dan ada beberapa peserta lain yang berasal dari beberapa kekeluargaan, yaitu dari Riau (KSMR) dan Jawa TImur (GAMAJATIM) dan juga Madura (FOSGAMA). Meskipun beberapa peserta tersebut pada awalnya hadir bukan untuk mengikuti pelatihan, namun mereka tetap mengikutinya dengan penuh khidmat hingga akhir acara.


 Beberapa peserta yang hadir pada awalnya berniat untuk menjejnguk teman mereka yang ditimpa musibah, yakni M.Khairunnizom yang ditinggal ayahnya (Wafat) begitu juga dengan Saddam Husain yang juga ditinggal oleh Neneknya tercinta.

Namun karena musibah tersebut bertepatan beberapa jam pada agenda DP KMJ yang telah terjadwal, maka teman-teman dari mereka yang tertimpa musibah datang menjenguk tepat pada acara tersebut telah dimulai, maka dengan senang hati mereka turut mengikuti acara tersebut hingga akhir, dan setelah mengikuti pelatihan tersebut, mereka yang sudah saling kenal sejak awal akan berangkat ke Mesir itu pun berkumpul bersama di ruang Meeting Room Asrama DAHA KMJ hayyil ‘asyir.

 Diruangan tersebut mereka menyampaikan bela sungkawa sekaligus duka cita untuk teman-teman yang tertimpa musibah tersebut, dan dilanjutkan dengan pembacaan suroh Yasin yang dipimpin langsung oleh sohibul bait Saddam Husain. Pelatihan da’wah tersebut berlangsung dari menjelang maghrib hingga pukul 20.30 waktu Cairo.

Turut hadir dalam acara tersebut Sesepuh KMJ Ust.Hamdani Ibrahim, Gubernur KMJ Ust.Kholikur Rozik, Direktur Asrama DAHA Ust.Salmi Abadi, Ketua Keputrian KMJ Ustz.Pahria, dan beberapa Dewan pengurus lainnya . Dalam pelatiahan kali ini DP KMJ mengundang seorang ustadz yang berasal dari propinsi Aceh yaitu Ustadz Awwaluz Zikri.Ma yang telah menyelasaikan study S2 nya di Universitas Al-azhar dan sedang melanjutkan study S3.

 Acara ini dipimpin oleh Mc utama KMJ yaitu Ust. Makhyaruddin yang berasal dari kab.Muaro Jambi. Diawal penyampainnya Mc menyatakan bahwa pelatihan da’wah sangatlah penting terkhusus lagi bagi mahasiswa luar negeri apalagi Universita Al-azhar.

Dalam acara ini sesepuh KMJ Ust.Hamdani diminta untuk menyampaiakan kata sambutan, dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa harunya kepada Ust.Awwaluz Zikri yang ternyata adalah temannya sejak lama. Ia sempat bercerita tentang masa-masa awal mereka dulu. Dalam kesempatan kali ini Gubernur KMJ pun turut memberikan sambutan, dalam sambutannya beliaupun menyampaikan hal yang sama dengan ucapan Mc, yaitu pelatiahan da’wah sangatlah penting, maka dari itulah kami dari DP mengagendakan pelatihan ini, lanjutnya. Dilanjutkan dengan acara utama yaitu pelatihan.

Dalam kesempatan ini, Ust.Zikri didampingi oleh Ust.Jumadi yang berperan sebagai moderator, diawal muqoddimahnya Ust.Zikri sempat menyampaikan bahwa bagaimana mungkin seorang ulama’ akan dapat menyebarkan ilmunya jika ia tak tahu cara ataupun retorika berda’wah itu sendiri, dan dalam penyampaiannya Ust.Zikri memaparkan beberapa hal cara berda’wah yang baik dan juga cara agar da’wah kita dapat diterima oleh khlayak ramai, terlebih lagi masyarakat Indonesia yang saat ini rakyatnya menganut berbagai kepercayaan.

Acara ini sempat berhenti sejenak ketika adzan maghrib berkumandang, para peserta yang hadir melaksanakan sholat magrhrib bersama dan dilanjutkan dengan sholat ghoib untuk Ayanda M.Kairunnizom dan Nenek Saddam Husain. Diakhir acara, moderator membuka sesi tanya jawab bagi peserta yang hadir, dan hal ini tidak disia-siakan oleh Gubernur KMJ yang ternyata sudah menantikan sesi ini, ia ditunjuk sebagai penanya pertama.

Dalam kesempatan ini Gubernur KMJ menanyakan pengalaman dari Ust. Zikri tentang berda’wah di Indonesia dan apa kendala tersulit yang beliau temukan ketika berda’wah. Penanya selanjutnya ialah Ust.Makhyaruddin, ia menanyakan bagaiman jika ketika berda’wah kepada masyarakat terdapat ikhtilaf ataupun perbedaan pendapat dengan penda’wah atau ustadz-ustadz yang lain.

Selanjutnya moderator juga memeberikan kesempatan bertanya kepada peserta yang putri, yang mana kesempatan ini langsung disambut oleh Ustz. Layin, ia menanyakan pemahaman dari sebuah hadits yang menyatakan bahwa suara wanita itu adalah ‘aurat dan suara yang bagaimana yang bisa dikategorikan suara yang mengandung ‘aurat.

Semua pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh pemateri, begitu juga dengan pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada sesi ke-2. Usai acara, Panitia dari KMJ segera menghidangkan santap malam berupa mie ayam ala KMJ, tak lupa panitia juga menyediakan porsi tambahan bagi peserta yang ingin mencobanya lagi. Setelah selesai menyantap hidangan, DP KMJ mengajak Ust.Zikri untuk melihat keadaan dan suasana di asrama DAHA, mulai dari kamar, kantor dan dapur juga tak luput dari area yang dikunjungi oleh Ust.Awwaluzzikri.

Share this article :
0 Comments
Tweets
Comments

Posting Komentar

 
Support : Pemprov Jambi | Media VISI |
Copyright © 2013. KMJ Mesir - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Modified © by Ndek Yar Al-Satirisy
Proudly powered by Blogger