Featured Post Today
print this page
Latest Post

Dialog Motivasi Oleh Ayunda Riska dan Abangda Rikad

Dialog Motivasi Oleh Ayunda Riska dan Abangda Rikad Kairo, Ahad (9/12) dalam penutupan kegiatan termin I yang diadakan oleh Dewan Pengurus KMJ Mesir, Divisi Keilmuan dan Kerohanian mengadakan salah satu rentetan acara dalam bentuk dialektika yang bertema, "Tips-tips & Motivasi Menghadapi Ujian Al-Azhar". Dialog ini dimoderatori oleh Saudari Eni Fitri dengan dua narasumber Abangda H. Muhammad Rikad Akbar, Lc. Dipl. (Mahasiswa Univ. Al Azhar Program Magister, sedang dalam proses menulis) dan Ayunda Riskawati. (Mahasiswi Univ. Al Azhar, program License, peraih predikat Jayyid Jiddan berturut-turut.) Dalam dialog ini, Ayunda Riskawati menyampaikan beberapa motivasi dan poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi ujian Al Azhar. Di antaranya adalah, "Dalam ujian di Universitas Al Azhar Kairo ini, tidak hanya membutuhkan kecerdasan dan kesungguhan, melainkan ada faktor X yang juga harus kita penuhi yaitu ibadah dan berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa." tutur Ayunda Riska. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah persiapan yang matang, jauh-jauh hari sebelum menghadapi ujian adalah; Menyeimbangkan antara Talaqqi dan kuliah, Menghadiri muhadharah di Kuliah, Bimbel, Meringkas Buku Muqorror, dan banyak lagi hal positif lainnya yang disebutkan oleh Ayunda Riska, untuk memantik semangat belajar para Mahasiswa Jambi. Pun dengan Abangda Rikad, yang sangat menekankan kepada warga KMJ agar selalu berdo'a dan bertawakal kepada Allah SWT. Beliau juga menyampaikan salah satu tips yang sangat luar biasa yaitu kesungguhan dan ketekunan kita dalam menghadapi ujian Al Azhar ini adalah tentang kesungguhan mengenyampingkan handpone kita dalam belajar, beliau menyarankan dan mengajarkan bagaimana agar keseharian kita tidak selalu terikat dengan benda kotak yang sangat menggiurkan tersebut. Acara berjalan dengan lancar, terlihat para peserta begitu antusias dalam menyimak setiap motivasi yang disampaikan pembicara


0 komentar
Penyambutan & Perkenalan Mahasiswa Baru KMJ Mesir Di tahun ini, kedatangan mahasiswa Al Azhar dari Jambi sedikit mengalami penurunan pada tahun sebelumnya. Yang mana di tahun kemarin sudah mencapai 21 Mahasiswa dari Jambi yang berhasil lolos ujian dan bisa belajar ke Universitas Al Azhar Mesir. Kemungkinan besar, penurunan ini berkaitan dengan banyaknya Mahasiswa Sumatera yang tidak lulus ujian di UIN Sultan Syarif Pekanbaru pada bulan Juli lalu. Yang diberitakan bahwa tidak satupun anak dari 318 peserta lolos ujian tes Al Azhar. Padahal sebelumnya, pulau Sumatera selalu mengirim Mahasiswa ke Mesir dengan jumlah yang cukup banyak; tidak kalah dengan pulau Jawa. Adapun mahasiswa Jambi yang berhasil melanjutkan studi di Mesir ini, dengan cara melalui banyak jalur; salah satunya Pondok Pesantren Al Hidayah Modern Jambi yang sudah mengalami perkembangan, dan bisa mengirim para santrinya setiap tahun untuk belajar ke Mesir. Begitu pula dengan MAN Insan Cendekia yang dibantu oleh Syekh Mesir utusan Al Azhar untuk Provinsi Jambi dengan cara mengikuti Tes Ujian Jalur Kedutaan. Tak hanya melalui jalur sekolah di pulau Sumatera saja, pun banyak dari mereka yang bersekolah di pulau Jawa lalu berhasil lolos tes Azhar melalui jalur pesantrennya. Adapun tahun ini, Mahasiswa Jambi yang berhasil lolos dan telah tiba ke ke Mesir sebanyak 19 orang. Pada Ahad (10/12) KMJ (Kekeluargaan Mahasiswa Jambi) di Mesir menyambut kedatangan mereka dengan menggelar acara Perkenalan Maba. "Saya memilihi belajar di Mesir karena Mesir adalah tempatnya peradaban Islam dan kiblat ilmu. Yang mana segala ilmu yang ada di Mesir ini semua bersanad ke Rasulullah." ujar Frendky salah satu Mahasiswa Baru asal Kerinci. Dalam acara tersebut, para senior KMJ Mesir yang telah lama menetap sebagai mahasiswa Al Azhar sedikit memberikan sambutan dan arahan kepada Mahasiswa Baru. Abangda H. Heri Nuryahdin salah satunya, "Orang yang sukses di Arab Saudi, akan berbeda dengan orang yang sukses di Al Azhar Mesir. Di Al Azhar, antum akan disuguhkan dengan berbagai macam hal; tak hanya kuliah dan mengaji melainkan banyak kegiatan lain seperti organisasi, bisnis dll. Antum harus bisa mengedepankan sesuatu yang lebih penting, namun antum juga harus bisa menyeimbangkan antara kuliah, bersosial, berdedikari dan mengaji." tutur Abangda Heri Nuryahdin. Acara berjalan dengan lancar, tampak para hadirin sangat antusias menyaksikan perkenalan mahasiswa baru karena salah satu dari mereka adalah tetangga terdekatnya.

0 komentar

Berkah Maulid Bersama Dua Syekh Besar Al Azhar

Berkah Maulid Bersama Dua Syekh Besar Al Azhar
Perkumpulan Maulid adalah perkumpulan yang disaksikan oleh Nabi dan Nabi SAW pasti menghadirinya. Orang yang memiliki pandangan batin pasti akan melihatnya dengan jelas. Dan diantara tanda kehadiran beliau SAW adalah turunnya ketenangan dan ketentraman, kewibawaan dan keagungan atas orang-orang yang hadir dalam perkumpulan tersebut. Tepat pada malam Jum'at, 29 November 2018 KMJ (Kekeluargaan Mahasiswa Jambi) Mesir gelar Maulid Nabi bersama dua syekh besar Azhar; Syekh Prof. Dr. Fathi Abdurrahman Hijazi (Guru Besar Bahasa Arab Universitas Al-Azhar Kairo) dan Syekh Muhammad Aliywah (Imam Besar Masjid Al Azhar) Dalam sambutannya,Syekh Fathi Hijazi mencoba menjelaskan posisi Nabi sesuai profesi beliau sebagai Guru Besar Bahasa Arab Universitas Al-Azhar, dengan menjelaskan makna kalimat dan huruf yang ada pada QS. al Qalam ayat 4 "وإنك لعلى خلق عظيم" menurut kaidah Nahwu, bahwasannya huruf Inna dan Lam serta bentuk jumlah ismiyyah adalah penguat bahwa Nabi SAW benar-benar dimuliakan oleh Allah dan akan terus mulia sampai akhir zaman. Itulah alasan kenapa kita diperintahkan untuk berbahagia akan kehadiran Nabi SAW. Acara ini berjalan dengan khidmat terlihat dari wajah-wajah tenang para hadirin. Yang sedang mengungkapkan kerinduannya atas kehadiran Nabi SAW, di tambah lantunan ayat suci al Qur'an yang dibacakan oleh Syekh Muhammad Aliywah (Imam besar Masjid Al Azhar) Yang membacakan QS. Al Ahzab ayat 40 dengan suara merdu yang menggema di seluruh Auditorium KMJ. Lalu dilanjut bersholawat bersama Syekh Fathi dan Syekh Aliywah yang diiringi rebana Nahdlatul Ulama, dan di akhiri dengan ramah tamah; foto bersama dan makan-makan. Semoga Maulud yang penuh berkah ini, benar-benar menjadi penenang serta kebahagiaan untuk setiap insan yang menghadirinya. Shallu ala Nabi Muhammad. TMJM 18/19 Kabinet Merdeka



0 komentar

Penutupan Kajian Ushuluddin Termin 1

Tak hanya sukses melaksanakan program kerja dalam Kajian Syari'ah, DP Keilmuan 18/19 KMJ Mesir juga berhasil menuntaskan Kajian Ushuluddin. Yang berjalan selama 8x pertemuan setiap hari Jum'at pukul 16.00 Clt di Auditorium Daha KMJ.

Kajian ini mengkaji tentang ilmu Musthalah Hadist yang mana itu adalah ilmu dasar sebelum menyelami ilmu Hadist. Dan ilmu hadist itu sendiri adalah ilmu yang wajib kita pelajari untuk mendalami Al Qur'an dengan sempurna. Maka dirasa perlu bagi DP Keilmuan KMJ Mesir untuk menggelar kajian ini.

"فهم المصطلاح نصف العلم itulah kenapa saya sangat berantusias dalam mengikuti kajian ini" tutur Abdul Wahid yang menjadi salah satu pegiat kajian tersebut

Kitab yang dibahas dalam kajian Ushuluddin bersama Ustaz M. Hilman Abdul Halim, Lc. Diplo, ini adalah kitab Nuzhatun Nazhar Fi Taudhih Nukhbatul Fikr buah karya Imam Ibnu Hajar Al Asqolani. Latar belakang Imam Ibnu Hajar mengarang syarah Nuzhatun Nadzor dikarenakan terjadinya kesalah pahaman pada syarah matan Nukhbatul Fikar yang disyarahkan ulama' lain. Maka Imam Ibnu Hajar pun menyampaikan maksud yang sesungguhnya secara langsung, dengan membuat syarah dari matan tersebut.

Kajian berjalan dengan lancar, hingga mengkhatamkan kitab tersebut. Bagi warga KMJ yang belum berkesempatan mengikuti kajian Syari'ah dan Ushuluddin di termin 1, bisa mengikuti program DP Keilmuan di termin 2. Yang Insyaallah akan lebih menarik untuk diikuti dan menambah wawasan keilmuan kita.

TMJM 18/19
Kabinet Merdeka



0 komentar

DP Kelimuan KMJ Mesir Sukses Laksanakan Proker Termin 1; Kajian Syari'ah


DP Kelimuan KMJ Mesir Sukses Laksanakan Proker Termin 1; Kajian Syari'ah

Pada tahun ini, DP Keilmuan KMJ Mesir memiliki program terbaru yaitu; Kajian Syari'ah. Yang diadakan setiap hari Sabtu dalam waktu dua minggu sekali. Dimana Kajian ini adalah forum diskusi antar warga KMJ dalam menjelaskan sebuah permasalahan fikih kontemporer yang disuguhkan oleh pemateri. Tidak hanya memancing kekritisan pola berpikir kita, melainkan juga mengajak para peserta untuk berpikir lebih kreatif lagi perihal problematika fikih yang terjadi di zaman milenial ini.

Akan ada saja masalah-masalah baru yang menjadi topik pemanas setiap pertemuan. Terlebih Kajian Syari'ah ini mengusung tema "Jual Beli." Sehingga disetiap pertemuan pun, acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari para peserta. Adapun jalannya Kajian ini berlangsung selama 6x pertemuan. Dimana 6 pertemuan tersebut berhasil memecahkan berbagai problematika fikih yang ada dalam benak setiap peserta.

Diawali pada pertemuan pertama yang mengusung tema "Akad"
Oleh Mahyarudin Sopian, Lc
& Muhajirin

Bahwasannya, manusia adalah makhluk sosial, yang tidak bisa lepas dari kata saling membutuhkan. Untuk melengkapi kebutuhan hidupnya itulah terjadi sebuah hubungan yang bernama transaksi jual beli. Dalam transaksi ini diperlukan sebuah kesepakatan antara penjual dan pembeli; Akad (Perjanjian). Hubungan ini merupakan syarat mutlak dalam hal kepemilikan. Maka untuk membuka diskusi jual beli perdana, pemateri mengusung tema berdasarkan urutan prioritas yang harus kita pahami terlebih dahulu, sebelum mengkaji masalah lain.

Dilanjut pada pertemuan kedua
"Jual Beli dalam Konsep Islam"
Oleh Fayzar Rofy & Akbar Tanjung

Jika pada zaman dahulu transaksi jual beli ini dilakukan secara langsung, berbeda dengan zaman sekarang yang sudah tidak terbatas pada ruang saja. Dengan kemajuan teknologi, dan maraknya penggunaan internet, menjadikan transaksi kedua belah pihak semakin mudah. Namun, apakah macam jual beli yang beraneka ragam di zaman milenial ini sudah sah menurut Fiqh Muamalat? Apakah sudah memenuhi syarat-syarat yang ada dalam syariat? Berangkat dari fenomena tersebutlah pemateri mengkaji lebih dalam permasalahan tersebut.

Lalu pertemuan ketiga
"Ma'qud Alaih"
Oleh Jihan Maimunah & Mulya Rahmawati

Dan pertemuan keempat
"Khiyar"
Rifqi Ubadah
& H. Rahmat Suhaimi Nasution, Lc

Dimana khiyar adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam ranah jual beli. Agar tidak keluar dari ketentuan syar'iat Islam, maka kita perlu memahaminya dengan pemahaman yang baik, agar tidak ada percekcokan antara pembeli maupun penjual; merasa dirugikan, misalnya. Berangkat dari situlah, pemateri mengajak kita untuk mengkaji lebih dalam lagi tentang Bab Khiyar dalam fenomena zaman sekarang.

Pertemuan kelima
"Riba dan Hukumnya"
Oleh
Abdul Wahid Ansori & Amirul Muminin

Masuk pada Bab Riba, dimana hal itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan menjadi sangat pelik di era modern ini. Sejatinya riba sudah ada sejak zaman Rasulullah dahulu, jamak diketahui bahwa Riba menyebabkan ketidaksejahteraan pada masyarakat yang menyeluruh. Maka dirasa penting sekali bagi pemateri, untuk menyinggung masalah tersebut.

Hingga yang terakhir pada pertemuan keenam
"Jual Beli Salam & Istisna"
Oleh Kurnia kartika
& Riskawati

Yang terakhir jual beli Salam & Istisna' dimana hal ini begitu dekat dalam kehidupan kita zaman sekarang. Jual beli online, PO, COD dll. Semua dijelaskan definisi dan hukum-hukumnya yang menyangkut dalam jual beli jenis tersebut. Tak dipungkiri lagi, bahwa memang masalah ini sangat penting untuk dibahas.

Ala kulli hal berakhirnya Kajian Syari'ah di termin 1 ini, semoga semakin menambah wawasan kita perihal fenomena fikih yang tidak pernah usai dibahas sepanjang zaman. Sebagai bekal ketika terjun di masyarakat nanti.

TMJM 18/19
DP Media KMJ Mesir
0 komentar

Laskar Siginjay Ukir Sejarah di Pentas Sepak Bola Sumatera Futsal League

Laskar Siginjay Ukir Sejarah di Pentas Sepak Bola Sumatera Futsal League

Kairo, Senin 29 Oktober 2018. Suatu kebanggan ketika mendengar taring  Laskar Siginjay kembali mengaum dipentas sepakbola Sumatera Futsal League yang diadakan di Gamalia, Kairo pada Sabtu, 27 Oktober 2018 lalu.

Kali ini Ikatan Mahasiswa Lampung (IKMAL) Mesir ditunjuk sebagai tuan rumah dengan beberapa TIM/Kekeluargaan yang ikut andil didalam even tersebut. Mulai dari; Palembang, Lampung, Aceh, Sumatera Utara, Padang, Jambi dan Riau.

Laskar Siginjay yang merupakan Tim kebanggan Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir dibawah besutan Coach Ulin berhasil merebut 16 point dari 7 kali pertandingan, dengan rincian:
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Iskandar Muda Fc (Aceh)  2-0
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Toba Fc (Sumatera Utara) 1-0
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Saburai Fc (Lampung) 1-0
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Minang Saiyo Fc (Padang) 1-0
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Sriwijaya Fc (Palembang) 0-0
Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Singsimangaraja Fc (Sumatera Utara) 2-0
dan Laskar Siginjay Fc (Jambi) VS Lancang Kuning Fc (Riau) 0-3.

"Saya percaya Laskar Siginjay bisa meraih kemenangan dan akhirnya kami mewujudkannya. Sebuah kemenangan bersejarah, kemenangan pertama kami di ajang Sumatera Futsal League," tutur Ihsan Jani selaku kapten tim.

“Secara keseluruhan saya puas dengan performa para pemain. Mereka benar-benar tampil apik dan termotivasi untuk meraih kemenangan ini. Mereka semua adalah pahlawan, namun ini hanyalah awal, tentu semangat juara ini harus ditanamkan untuk event berikutnya," imbuh Coach Ulin.

Tanpa menafikan bahwa kali ini merupakan kali pertama Laskar Siginjay mengangkat tropi sumatera Futsal league sejak even tersebut diadakan pada tahun 2013 silam.

"Rasa syukur yang tak terhingga kami haturkan kepada pelatih tim, para pemain dan seluruh masyarakat Jambi-Mesir yang turut andil dalam kemenangan ini, semoga ini menjadi awal yang baik untuk  mengharumkan nama Jambi dikancah Masisir," ujar Muhajirin selaku gubernur keluarga Mahasiswa Jambi.

Selamat kepada Tim Laskar Siginjay semoga kedepannya bisa terus mencetak prestasi terbaik dan mengaharumkan nama KMJ Mesir.

TMJM


0 komentar

Tasyakuran HUT TNI Ke-73; KMJ Mesir Raih Piala Lomba Badminton

Tasyakuran HUT TNI Ke-73; KMJ Mesir Raih Piala Lomba Badminton Kairo.KMJ Mesir- Senin, 15 Oktober 2018 Atase Pertahanan (Athan) Kairo Mesir sukses menggelar Tasyakuran HUT TNI ke-73 beserta Pembagian Hadiah kepada para pemenang lomba pada 14/15 September lalu di Balai Budaya, KBRI, Kairo. KMJ Mesir mengutus delegasi putri Ayunda Izzatul Ummah & Arin Sahara dalam lomba Badminton ganda putri. Dan delegasi putra Abangda Muammar Riswan dan Abangda Habibi dalam lomba Badminton ganda putra. Kedua tim berhasil pulang dengan membawa kemenangan. Ganda putri KMJ berhasil memperoleh Juara 1 setelah menaklukkan ganda putri Gamajatim dalam babak final, sementara ganda putra KMJ harus sedikit puas dengan Juara 2 setelah dipaksa tumbang oleh ganda putra KPMJB. "Saya senang dan bersyukur, saya berharap generasi setelahnya bisa terus mengharumkan nama baik KMJ dalam bidang olahraga" jawab Arin dalam wawancara TMJM senin lalu. Ala kulli hal, KMJ Mesir mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba. Terimakasih atas usaha dan partisipasinya untuk membawa nama baik KMJ Mesir. Semoga kedepannya, KMJ Mesir bisa terus mencetak generasi-generasi unggul dan berprestasi menjadi lebih banyak lagi.
1 komentar

Abangda H. Heri Nuryahdin Gelar Akikah Putra Kedua


Abangda H. Heri Nuryahdin Gelar Akikah Putra Kedua
Seorang anak merupakan anugerah terbesar dari Allah SWT. Sudah sepatutnya bersyukur menjadi kewajiban seorang hamba yang mendapatkan anugerah tersebut. Begitu pula dengan Abangda H. Heri Nuryahdin dan Ayunda Nabila Sofia Zahra yang dianugerahi putra kedua bernama Ahmad Hamka Nuryahdin, lahir pada 29 Mei 2018 lalu. Tepat di usia Ananda Hamka yang ke-4 bulan, Abangda Heri dan Ayunda Nabila gelar acara Akikah untuk sang buah hati pada Sabtu, 13 Oktober 2018, di Auditorium Daha KMJ, yang dihadiri keluarga dan kerabat terdekat Abangda Heri beserta Istri. Menurut Abangda Heri, akikah Ananda Hamka baru dilakukan sekarang dikarenakan terbentur dengan waktu; Ramadhan dan Lebaran. Sehingga saat inilah waktu yang dirasa tepat untuk menggelar akikah sang buah hati. Mengenai nama Ananda Hamka, Ayunda Nabila sempat menjelaskan artinya, "Hamka Ahmad Nuryahdin, nama "Hamka" ini kami terinspirasi oleh Ulama Indonesia yang cukup masyhur, beliau H. Abdul Malik Karim Abdullah yang disingkat menjadi Hamka. Seorang Ulama dan Pahlawan Indonesia yang aktif dalam bidang menulis, politik juga belajar mengajar. Maka harapan besar kami semoga kelak Ananda Hamka bisa mengikuti jejak beliau. "Ahmad", yaitu Nabi Muhammad dan "Nuryahdin" nama Babanya. Penerus Hamka dari umat Nabi Muhammad dari keturunan Heri Nuryahdin," tutur Ayunda Nabila dalam perbincangan santai bersama penulis. Acara ini berjalan dengan lancar, dimulai dengan sambutan-sambutan lalu disambung dengan tausiah dari Ustaz DR. Aep Saepulloh Darusmanwiati, M.A. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan betapa bersyukurnya dan bahagianya orang tua jika memiliki seorang anak, "Orang tua akan perhitungan dengan dirinya sendiri, tapi berbeda jika untuk buah hatinya. Mereka akan rela memberi apapun untuk sang anak. Ketika sang anak sakit misalnya, orang tua rela mengeluarkan uang berapapun bahkan yang sudah ditabung selama 40 tahun sekalipun, demi keselamatan sang buah hati, " tutur Ustaz Aep dalam tausiahnya. Dari sini kita bisa menyimpulkan betapa berharganya sang buah hati untuk orang tua, dan Ustaz Aep pun mengajak para tamu undangan untuk mentadaburi kisah Nabi Zakaria pada zaman dahulu. Sebelum tausiah, terlebih dahulu dilakukan prosesi pencukuran rambut Ananda Hamka yang diiringi oleh Hadrah Syabab Azhari beserta Hadrah Nahdlatul Ulama. Lantunan shalawat tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad yang membuat acara semakin khusyuk dan khidmat. Acara ditutup dengan ramah tamah sembari menyantap macam-macam menu makanan yang telah dihidangkan. (zulia)

0 komentar

Wada'an Ayunda Claudya Mega Rani, Lc.

 Wada'an Ayunda Claudya Mega Rani, Lc.
Kairo, KMJ Mesir - Ahad, 7 Oktober 2018, KMJ Mesir adakan wada'an untuk Ayunda Claudya Mega Rani, Lc. sebagai rasa terimakasih atas kontribusi dan dedikasi beliau yang telah diberikan kepada KMJ Mesir. Acara dimulai pukul 19.00 CLT di Auditorium Daha KMJ. Dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur'an oleh Abangda Sadam Hussain. Dilanjutkan sambutan oleh Ayunda Mega yang membuat suasana Auditorium penuh haru dan air mata. Dalam sambutannya, Ayunda menyampaikan bahwa kepulangan yang mendadak bukanlah sebuah kehendaknya sendiri. Bahkan Ayunda Mega yang baru saja meraih predikat Mumtaz pertama kali di KMJ ini, pun ingin melanjutkan study S2-nya di Negeri Mesir. Namun, takdir berkata lain. Ayunda harus segera pulang, untuk menemani sang Ibu yang sedang sakit. Sebuah pengorbanan yang luar biasa. Semoga Ayunda diberi kekuatan dan Ibu Ayunda diberi kemudahan dalam proses pengobatannya. Setelah suasana haru tersebut, suasana kembali mencair dengan sambutan-sambutan penuh rasa bangga yang disampaikan oleh para kerabat Ayunda. Dengan sikap gigih, ceria, dan energik Ayunda yang menjadi kesan tersendiri bagi kita semua. Pun dilanjut dengan sambutan oleh Abangda H. Hamdani, Lc. dan Abangda H. Heri Nuryahdin. Dalam sambutan tersebut, keduanya saling memberi nasihat kepada Ayunda Mega yang sebentar lagi akan terjun ke masyarakat. "Seorang Azhari harus bisa menghadapi segala macam problematika yang terjadi pada umat Islam saat ini. Jangan berjuang sendiri, datangilah para senior KMJ yang sudah mengabdi untuk Jambi saat ini." pesan Abangda Hamdani dalam sambutannya. Selamat atas semua pencapaian Ayunda selama di Mesir, semoga kedepannya bisa terus berkarya dan menjadi bagian terpenting untuk kemajuan bangsa. KMJ Mesir bangga dan banyak berterimakasih kepada Ayunda. Semoga kedepannya KMJ Mesir bisa mencetak generasi-generasi seperti Ayunda. (zulia)

0 komentar

Mahasiswa Jambi di Mesir Adakan Kajian Musthalah Hadith, Kitab "Nuzhatun Nazhar fii Taudhih Nukhbatul Fikar"

Mahasiswa Jambi di Mesir Adakan Kajian Musthalah Hadith, Kitab "Nuzhatun Nazhar fii Taudhih Nukhbatul Fikar"

Kairo, KMJ Mesir - Jumat, 5 Oktober 2018, pukul 17.00 Clt KMJ Mesir dibantu dengan Departemen Keilmuan Kabinet Merdeka, mengadakan kajian Ushuluddin perdana dengan pemateri Ustaz M. Hilman Abdul Halim, Lc. (Mahasiswa S2, Takhasus Hadist) yang membahas "Musthalah Hadist" dengan menggunakan kitab Nuzhatun Nazhar Fi Taudih Nukhbatul Fikr sebagai rujukannya untuk dikaji bersama.
Pada pertemuan pertama yang bertempat di Auditorium Daha, beliau memaparkan selayang pandang kitab Nukhbatul Fikr dilanjut dengan pengenalan mushanif kitab tersebut yaitu Imam Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-'Asqolani. Yang mana jamak kita ketahui, bahwa beliau sudah tidak diragukan lagi keilmuannya. Beliau banyak berguru kepada ulama besar terbaik pada zamannya, yang juga masyhur dikalangan penuntut ilmu hingga sekarang. "Karya-karya beliau sudah mengalami beberapa pengeditan hingga tercipta karya yang sempurna seperti yang kita kaji saat ini. Bahkan dengan tawadhu'nya beliau mengatakan bahwa hanya 4 kitab yang dimuroja'ah dari 150 kitab karangannya. Padahal karya-karya beliau sudah sangat sempurna untuk dipelajari. Dan kitab musthalah ini sengaja dibuat sedemikian ringkas supaya kita mencari syarahnya" tutur Ustaz Hilman sembari menerangkan. Kajian berjalan dengan lancar, walaupun terjadi sedikit kendala; listrik mati setelah jeda shalat maghrib berjamaah. Hal itu tidak menyurutkan semangat dan antusias warga KMJ dalam melanjutkan kajian. (zulia)



0 komentar

Wisudawan-Wisudawati Jambi 2018/2019 di Universitas Al-Azhar Lahirkan 5 Lulusan Terbaik.

Kairo, KMJ Mesir-Kamis, 4 Oktober 2018 PPMI Mesir sukses mengadakan Haflah Wisuda untuk mahasiswa-mahasiswi Universitas Al Azhar Indonesia.
Dan KMJ Mesir telah berhasil mencetak para wisudawan-wisudawati tahun 2018/2019 sebanyak 5 orang. Ala kulli hal, selamat kepada Abangda H. Umaruddin bin Sujana. Lc, Abangda Mahyaruddin Sopian. Lc, Abangda H. Abdur Rachman. Lc, Ayunda Claudya Mega Rani. Lc, Ayunda Tarisem binti Emon, Lc atas keberhasilannya yang telah resmi sebagai Sarjana Lc. Semoga kedepannya bisa memberi kontribusi terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Jambi juga Indonesia.

Semoga ilmu yang telah didapatkan bermanfaat untuk kita semua.

0 komentar

Tasykuran dan Laporan Tenaga Musiman Haji Utusan KMJ Mesir

Tasyakuran & Laporan Temus KMJ Mesir 2018 KMJ Mesir- Selasa, 02 Oktober 2018, MPO KMJ Mesir bersama Abangda H. Muhammad Abror, Lc. dan Abangda H. Rachmat Suhaimi, Lc. menggelar Tasyakuran dan Laporan Temus kepada seluruh warga KMJ, bertempat di Auditorium Daha. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an lalu dilanjut sambutan oleh MPO; Abangda Rahmat Iqbal dan DK KMJ; Abangda H. M. Izzat Firmansyah, Lc. Dalam sambutan, keduanya menyampaikan harapan besar semoga kedepannya KMJ semakin banyak mendapat kesempatan untuk mengirim warganya ke tanah suci. Acara dilanjut dengan Laporan Temus sekaligus berbagi kisah selama di Tanah Suci oleh Abangda H. Muhammad Abror, Lc dan Abangda H. Rachmat Suhaimi sembari menikmati suguhan air zam-zam dan kurma. Berbicara tentang tanah suci, pasti selalu mengundang rindu. Begitulah kisah dan kesan yang disampaikan keduanya. Semoga menjadi haji yang mabrur dan warga KMJ yang lain juga bisa mendapatkan kesempatan untuk pergi ke tanah suci; Makkah Al Mukarromah. Acara diakhiri dengan sedikit himbauan dari Ketua KMJ; Abangda Muhajirin perihal keamanan untuk lebih ditingkatkan, terutama bagi warga KMJ yang merasa visa sudah habis harap segera mengurusnya. Dan himbauan keamanan terutama kaum akhwat untuk tidak berpergian sendiri. TMJM-KABINET MERDEKA
0 komentar

Semarak Kekeluargaan Mahasiswa Jambi Menginjak HUT Ke-32

Semarak Kekeluargaan Mahasiswa Jambi Menginjak HUT Ke-32

Hari ulang tahun yang diadakan setiap satu tahun sekali, begitu dinanti-nantikan oleh seluruh warga KMJ. Kerja sama panitia  begitu antusias dalam mempersiapkan acara tersebut. Meski dengan waktu yang cukup singkat, namun tidak membuat semangat mereka luntur dalam memberikan totalitasnya untuk berkreasi.

Acara yang diadakan pada hari Rabu, 26 September 2018 lalu, semakin meriah dikarenakan gabungan dari dua agenda yaitu;  Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1440 dan HUT KMJ ke-32.

Acara pada malam hari itu, bertambah khidmat dengan dibuka khataman Al Qur'an setelah maghrib. Dilanjut dengan rentetan acara yang didalamnya terdapat siraman rohani  oleh Abangda H. David Hermanto, Lc. Dalam ceramahnya beliau berpesan  agar selalu bershawalat kepada Baginda Muhammad Saw. "Ketika kita bershalawat kepada Nabi Muhammad, yang mendapat keuntungan adalah kita sendiri, maka perbanyaklah bershalawat" tutur beliau dengan nada khasnya. Dalam ceramahnya, beliau juga sedikit menyinggung tentang makna bersyukur; "Sesuatu jika selalu disyukuri maka akan terasa nikmat. Apapun itu, termasuk memakan gorengan yang ada di hadapan kita, itu adalah sebuah kenikmatan yang luar biasa. Terkadang kita lupa akan nikmat-nikmat kecil seperti itu."

Setelah itu, dilanjut pada acara HUT KMJ ke-32 yang dipandu oleh Abdurrahman Wahid dan Herdayanti. Acara HUT KMJ diawali dengan selayang pandang KMJ dari Abangda H. Hamdani, Lc yang menjelaskan sekilas tentang sejarah KMJ. Beliau menjelaskan bahwa "Terbentuknya KMJ pada tanggal 23 September 1986." tutur beliau.

Acara ini semakin meriah dengan berbagai persembahan dari warga KMJ; Tari Pathoni (tari Melayu Jambi), Akustik Sholawat, Lagu Daerah, Silat, dan Drama bertema daerah Jambi. Juga persembahan dari Lord Band beserta stand up comedy dari saudara Icuk Sugiarto yang turut memeriahkan acara HUT ini.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama para sesepuh KMJ beserta iringan lagu Selamat Ulang Tahun-Jamrud yang dibawakan oleh Lord Band.

Semoga kedepannya KMJ Mesir terus berkembang dan semakin maju dalam berkhidmah kepada warga KMJ perihal intelektual, kelimuan juga kekeluargaan. (zulia-m/kmj)


0 komentar

Silaturahmi DP-KMJ ke Rumah Abangda Heri Nuryahdin


Kairo, 27 September 2018. Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir bersama Dept. Humas & Sosial mengadakan kunjungan silaturahim ke salahsatu rumah senior KMJ, Rumah Abangda. Heri Nuryahdin yang berlokasi di Hayy Asher.

Ini adalah kunjungan yang kesekian kalinya ke rumah senior pada termin I. Tujuan penting dalam kunjungan ini tak lain tak bukan adalah untuk menyambung tali silaturahim sesama warga KMJ Mesir.

Diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh Saudara Akbar Tanjung, disambung dengan kata sambutan oleh Ketua KMJ Mesir, Saudara Muhajirin dan sepatah dua patah kata dari tuan rumah, Abangda Heri Nuryahdin, beliau berpesan kepada DP-KMJ tahun ini agar sama-sama menyadari bahwa organisasi tidak semata-mata kita berkorban, karena pada hakikatnya dari organisasilah karakter kita di bentuk dan banyak manfaat yang kita dapatkan dari berorganisasi, khususnya di kepengurusan KMJ ini, di sambung dengan beberapa pesan dari abangda Muhammad Izzat Firmansyah kemudian pesan singkat dari Yuk Nabila untuk DP-KMJ masa bakti 2018-2019.

Kemudian dilanjutkan dengan doa dan ramah tamah dengan menu yang sangat spesial Bakso kuah rasa Indonesia.

Reportase TMJM
Kabinet Merdeka
DP-KMJ Mesir 2018-2019



0 komentar

Bagaimana Mendapatkan Mumtaz ?


Bagaimana Mendapatkan Mumtaz ? Setiap orang tentu memiliki cita-cita mendapatkan predikat Mumtaz. Dan itu bukanlah sebuah harapan yang tidak baik. Kita boleh-boleh saja berharap tinggi tentang sebuah hasil, sebagai pemacu semangat diri. Asal semua itu kembali pada niat dan berharap pun hanya kepada Allah SWT. Bermimpilah setinggi langit, karena ketika jatuh kau masih berada diantara bintang-bintang. Begitu pula predikat Mumtaz ketika belum sampai di titik Mumtaz setidaknya kau berada di Jayyid Jiddan. Seperti halnya kisah Ayunda Claudya Mega; senior KMJ yang mendapat predikat Mumtaz di tingkat 4 Jurusan Syari'ah, akhir yang sangat berkesan dipenghujung usahanya. Dan pernah diposting beberapa bulan lalu sedikit kisah perjalanan beliau. Tentang Mumtaz atau Jayyid Jiddan itu sendiri, yang sekarang sedang marak diperbincangkan oleh Mahasiswa Azhar selepas acara Takrim Mutafawwiqin yang diadakan oleh KBRI dan Parlemen, cukup membuat kami (Tim Media KMJ) bergairah dalam mencari tahu lebih tentang bagaimana mereka mencapai titik predikat membanggakan tersebut. "Bagi saya predikat akademik adalah buah, buah adalah hasil dari pepohonan dan awalnya adalah bibit, berharga atau tidaknya buah ini tergantung pengelolaanya selama perjalanan menjadi buah. Begitu juga belajar,ibaratkan ketekunan; kuliah dan talaqqi itu adalah air dan pupuknya, jikalau pupuk dan airnya bagus, maka hasilnya akan memuaskan." tutur Isa Prana Hamidi salah satu warga KMJ yang mendapatkan predikat Jayyid Jiddan Tingkat 1 Syariah Wa Qanun. Memang benar kata pepatah, bahwa hasil tidak akan menghianati usaha. Lalu, apa saja usaha-usaha yang dilakukan mereka para peraih predikat Mumtaz dan Jayyid Jiddan itu? Itulah yang kerap menjadi pertanyaan kita semua, yang juga turut termotivasi untuk mendapatkan predikat membanggakan tersebut. Terlebih para alumni Markas Lughoh yang baru saja memasuki bangku kuliah. Berikut yang bisa penulis bagikan, dari hasil wawancara kepada kerabat terdekat kami di KMJ yang mendapatkan predikat membanggakan tersebut. Oleh Ayunda Aisyah dan Ayunda Riskawati keduanya Tingkat 2 di Jurusah Syariah Islamiyyah. 1. Keyakinan Yakin kepada Allah itu yang utama. Inti dari segala usaha adalah yakin akan hasil yang baik kepada Allah SWT. Bukankah Allah selalu bersama prasangka hambaNya? Maka berprasangkalah yang baik. 2. Berangkat Kuliah Poin penting yang kedua adalah wajib berangkat kuliah kecuali ada keperluan yang tidak memungkinkan untuk berangkat, terutama di maddah-maddah yang biasanya Dukturoh akan ambil soal ujian dari muhadorohnya, dan tidak ada di dalam muqoror. 2. Talaqi Tetap selingi kuliahmu dengan talaqqi, baik itu yang menunjang maddah kuliah atau menambah wawasan baru yang tidak kita dapatkan di bangku kuliah. 3. Bimbel Datanglah ke bimbel pada maddah yang menurutmu sulit atau yang mudah sekalipun. 4. Persiapan Yang Matang Sebulan sebelum imtihan, kita sudah harus tahu poin besar muqoror tersebut alias sudah khatam membaca sekaligus paham. 5. Kelompok Belajar Biasanya kita akan membuat kelompok belajar dengan teman-teman terdekat. Dan di dalam kelompok belajar tersebut kita saling menjelaskan secara bergantian apa yang dipahami dari masing-masing individu. Ini trik paling efektif, karena pemahaman dan ingatan kita akan bertambah ketika kita sudah mampu menjelaskan kepada orang lain. 6. Membuat Ringkasan Jika sempat, buatlah ringkasan minimal pada maddah yang banyak atau rumit. Atau sebagai pengganti ringkasan, buatlah catatan di setiap halaman muqoror, agar poin-poin penting di halaman tersebut tidak susah dicari. Keluarkan pena warna-warni untuk menghias muqorormu agar mudah terekam oleh otak. Dan tidak membuat bosan dengan tulisan arab bertinta hitam. 7. Ikuti Keinginan Dukturah Saat ujian, usahakan isi jawaban sesuai yang di minta Duktur dengan sempurna, jangan cuma 'yang penting terisi'. 8. Saling Tolong Menolong Kita tidak pernah tahu usaha dan doa keberapa yang akan diijabah, maka perbanyaklah keduanya. Namun terkadang ada hal lain selain kedua hal tersebut yang juga bisa menjadi kunci terbukanya pintu kesuksesanmu. Ya, saling tolong-menolong. Menolong teman dengan cara tidak pelit dalam berbagi info misalnya, atau mengajarkan teman jika dia merasa kesulitan dalam belajarnya dll. 9. Sedekah Sudah jamak diketahui, bahwa sedekah sangat berdampak besar dengan keberuntungan seseorang. Maka, jangan lupa untuk memperbanyak bersedekah. 10. Do'a Diawali dengan keyakinan kepada Allah SWT dan diakhiri dengan bertawakal kepada Allah SWT. Karena inti dari semua yang kita lakukan adalah mengabdi kepada Allah SWT sebagai hambaNya yang sedang berjalan di muka bumi. Usaha tanpa doa adalah sombong dan do'a tanpa usaha adalah bohong. Tidak asing lagi kata itu, bahkan sudah bosan untuk didengar namun tetap saja, kata itu selalu layak digunakan untuk kita yang terkadang lalai dalam melibatkan Allah disetiap langkah kita. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Allah dan Allah. Terlebih saat ujian Azhar termin 2 adalah saat dimana cinta kepada Allah dengan muqoror sedang diuji. Dimana Ramadhan adalah bulan penuh berkah, semua orang berlomba-lomba dalam kebaikan, ibadah yang dilipat gandakan dari bulan-bulan lainnya, namun Mahasiswa Azhar kerap dilema saat itu, sholat sunah tarawih atau mengejar materi muqoror? Karena sejatinya, rahasia-rahasia mereka para orang sukses lebih cenderung pada faktor ibadah bukan hanya tentang kecerdasan atau ketekunan. Sepuluh poin tersebut adalah poin umum, yang dilakukan Mahasiswa Azhar yang mendapatkan predikat membanggakan pada umumnya. Ada tamparan muhasabah diri dan ribuan motivasi ketika penulis mendengar jawaban-jawaban itu. Dan yang terakhir pesan Abangda Isa yang cukup menarik untuk direnungkan. "المشغول لا يشغل " Seseorang yang sudah sibuk, tak akan bisa disibukkan" Penjelasan singkatnya, kalau memang sudah fokus dengan dunia peradaban ilmu, maka yang lainnya; yang juga penting untuk dipelajari, tetaplah prioritaskan keilmuan. Karena mustahil untuk menggabungkan dua prioritas secara bersamaan. Orang yang fokus harus selalu melihat jalannya bukan sampingnya." Begitu juga Abangda Ihsan Jani Tingkat 2 Jurusan Lughoh yang memiliki cara khusus dalam berbagi motivasinya "Talk less do more" pesan singkat beliau. Sesuai dengan penutup tulisan ini, dengan ribuan kata yang sudah tertulis akan sia-sia jika hanya diperbincangkan. Maka lakukanlah! Semoga bermanfaat. (zuliamisbach)
1 komentar

Mahasiswa Jambi Wakili Indonesia di Perhelatan Pattani kali 7 oleh Mahasiwa Thailand

Kairo, Mesir: Mahasiswa Pattani, Thailand telah memberikan kepercayaan kepada Mahasiswa Jambi di Mesir untuk mewakili seni, tradisi dan budaya Melayu Indonesia khusunya di Jambi untuk diunjukkan di acara besar Perhelatan Pattani kali 7 yang diselenggarakan di Sholah Kamil, Kairo, Mesir 19 September 2018. Mahasiswa Jambi Mesir telah berhasil memukau pengunjung dengan menampilkan beberapa tarian asal Jambi, Pantun, Vidio ke-Jambian kuliner Khas Jambii dan berbagai penampilan lainnya. Perhelatan Pattani merupakan festival tahunan yang diadakan oleh Mahasiswa Thailand-Mesir yang dikemas dengan pertunjukan-pertunjukan seni, budaya dan adat dari seluruh elemen Melayu di Nusantara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan lain-lain. 
Tarian Tradisional Indonesia dalam festival ini berhasil memikat para pengunjung Perhelatan Pattani kali 7usai penampilan penonton bertepuk tangan dan terdengar kata "Quwayis" (bahasa Mesir yang artinya indah mengagumkam)". Para pengunjung juga menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Indonesia dalam festival ini karena banyak di antara mereka belum pernah mengunjungi Indonesia. Sebagian besar warga Thailand masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai Indonesia, mereka juga takjub dengan fakta geografis (17 ribu pulau), sosial (300 suku) dan beragam tujuan wisata di Indonesia termasuk Gunung Kerinci, wisata religi di Candi Borobudur, Mendut, Pawon dan wisata belanja di Jakarta. Selain itu, mereka juga tertarik dan banyak bertanya mengenai persyaratan bebas visa ke Indonesia.(why.s)

0 komentar
 
Support : Pemprov Jambi | Media VISI |
Copyright © 2013. KMJ Mesir - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Modified © by Ndek Yar Al-Satirisy
Proudly powered by Blogger